DZA:"MAKLUMI ORANG LAIN DAN TURNKAN EGO".DAMAI INDONESIAKU

Saturday, January 12, 2013

Obat Masuk Angin Dengan Kerokan

FAKTA DAN MITOS KEROKAN



Masyarakat Indonesia khususnya pasti mengenal yang namanya kerokan dan biasanya terjadi dan dilakukan pada orang penderita masuk angin. Dokter  akan mengatakan bahwa di dunia kedokteran itu sendiri tidak ada istilah yang namanya “masuk angin” tak jarang pasein hanya diberikan Vitamin dan dianjurkan untuk istirahat saja.Selanjutnya



Untuk mengatasi masuk angin di Indonesia terdapat metode pengobatan tradisional yang disebut “kerokan” walaupun merupakan pengobatan tradisional tetapi banyak orang asing yang mempelajarinya metode pengobatannya yang banyak mengandung kearifan lokal.

Akan tetapi sebagaian warga lokal memiliki kekhawatiran terhadap metode pengobatan tradisional kerokan itu sendiri seperti yang banyak diberitakan media. Memang cukup sulit untuk meneliti metode “kerokan” karena hanya terdapatdi Indonesia dan beberapa Negara Asia. Untuk mengetahui bahaya atau tidaknya metode kerokan mari kita telaah dari berbagai sisi secara mendalam.

Masuk angin sebetulnya gangguan dari berbagai gejala kesehatan seperti, perut kembung, kedinginan, sekujur tubuh terasa sakit, rasa mual, diare, bahkan hingga gangguan nafsu makan. Di barat sendiri masuk angin dikenal dengan catching cold
.
Masuk angin bukan berarti adanya angin atau gangguan mahluk halus yang masuk pada tubuh seperti yang diyakini penduduk dibanyak wilayah Asia, tetapi disebabkan penyempitan pembuluh darah akibat dari bereaksi dengan udara dingin dan pembuluh dara menjadi kaku akibatnya pasokan oksigen keseluruh tubuh akan berkurang sehingga menimbulkan gangguan seperti nyeri otot atou pegal-pegal.

Akibat dari suhu tubuh yang turun mengakibatkan daya tahan tubuh akan berkurang dan rentan terhadap serangan bakteri dan virus,  dalam dunia kedokteran sendiri belum ada pengobatan yang secara spesifik mampu menyembuhkan penyakit tersebut.

Di China kerokan dikenal dengan guasha, di Vietnam dikenal dengan caogio, dan di Kambodja disebut gohkyol, metode yang dilakukan ternyata memiliki kesamaan yaitu dengan minyak dan koin kemudian di kerokan pada permukaan kulit sehingga menimbulkan bekas kemerahan , sama seperti di Indonesia metode inipun diyakini bisa mengusir penyakit masuk angin.

Penjelasan ilmiah pada metode kerokan hanya mampu menelisik beberapa hal saja. Kerokan bekerja dengan memperlebar pebuluh darah kulit yang biasanya dilakukan pada punggung, dan memecahkan pembuluh darah kapiler pada kulit sehingga pembuluh darah sekelilingnya akan melebar, seiring dengan melebarnya pembuluh darah akan terjadi migrasi sel darah putih yang berfungsi untuk kekebalan tubuh dan akan menyerang antigen-antigen asing disepanjang daerah migrasinya.

Pecahnya pembuluh darah akan mempengaruhi jumlah beberapa senyawa kimia seperti beta endorphin. Beta endorphin akan membuat tubuh merasa nyaman dan berefek candu, sehingga mengakibatkan ketagihan. Selain itu kerokan akan menaikan suhu tubuh 0,5-2 derajat celcius sehinggat tubuh akan terasa hangat kembali.

Selain dari manfaatnya timbul beberapa efek yang kurang baik seperti akibat dari kerokan menyebabkan pembuluh darah akan melebar sehingga memudahkan timbulnya masuk angin. Selain itu beta edorfin yangdimiliki tubuh menyebabkan efek candu dan akan berbahaya jika kerokan digunakan terus menerus karena akan menyebabkan pembuluh kapiler pecah dan dikhawatirkan pada akhirnya tidak dapat meregenerasi. Solusinya adalah dengan tidak melakukan kerokan dengan frekuensi yang terlalu sering agar pembuluh darah yang pecah dapat meregenerasi kembali.

Gunakanlah minyak atau salep yang hangat seperti kayu putih, atau dapat menggunakan minyak kelapa dengan campuran irisan bawang merah atau lainnya yang dapat membuat efek teraphy pada tubuh sehingga walaupun pori-pori kulit terbuka akan tetap hangat.

Dan yang penting harus diingat bahwa setiap pengobatan tradisional ataupun modern, akan tetap memiliki dua sisi artinya ada kekurangan dan kelebihannya. Seperti sebuah senjata berbahaya atau tidak tergantuk pemakainya atau penggunanya.

Demikian rekan-rekan mudaha-mudahan postingan yang sederhana ini dapat menambah wawasan dan ilmu pengetahuan dan bisa berguna dan terima kasih atas kunjungannya.

0 komentar :

Post a Comment